alexametrics
30.7 C
Tarakan
Friday, August 19, 2022

Paparkan Lima Inovasi Pemprov

TANJUNG SELOR – Lembaga Pertahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) menggelar Forum Group Discussion (FGD) dalam rangka implementasi Studi Lapangan Isu Strategis Nasional (SLISN) untuk membekali para peserta Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXIII.

FGD yang digelar di Ballroom Hotel Luminor ini mengusung tema Inovasi Layanan Publik untuk Kaltara di Hati dalam Memperkuat Ketahanan Nasional, Rabu (15/6).

Dalam pertemuan ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) melalui Disdukcapil, Dinkes, Bappeda & Litbang, RSUD dr. H. Jusuf SK, memaparkan mengenai inovasi layanan publik unggulan.

Program unggulan itu bahkan telah diaplikasikan yang bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat di Kaltara.

Di penghujung penutup pertemuan, Ketua tim SLISN Prof. Dr. Ir. Sedarnawati Yasni, M.Agr mengatakan, terdapat beberapa hal perlu menjadi perhatian peserta.

Baca Juga :  Musda II DPD Demokrat Kaltara Siap Digelar, Prokes Jadi Atensi Khusus

Pertama, perlu dukungan dari setiap unsur agar program unggulan daerah dapat berkembang dan menjadi contoh daerah lain.

Kedua, para peserta diharapkan dapat mampu berpikir secara komprehensif, holistik dan integratif untuk kemajuan program tersebut.

Ketiga, dari data dan informasi dari FGD pada hari ini dapat menjadi masukan bagi produk peserta.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para narasumber, penanggap dan seluruh peserta yang hadir yang telah memberikan sumbangsih pemikirannya dalam kegiatan diskusi ini,” ujarnya.

Pertemuan yang dimulai sejak pukul 08.30 WITA ini menghasilkan rekomendasi yang disebut SMART (Sistemik, Management Orientation, Awareness, Rellebel, Target).

Lima Inovasi tersebut meliputi Sipelanduk Kilat Smart, Tape-KU, Prolentera-KU, Pesona, dan Simas Jempol. (dkisp)

Baca Juga :  Konsisten Bantu Masyarakat, Pegadaian Perpanjang Program Gadai Tanpa Bunga

TANJUNG SELOR – Lembaga Pertahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) menggelar Forum Group Discussion (FGD) dalam rangka implementasi Studi Lapangan Isu Strategis Nasional (SLISN) untuk membekali para peserta Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXIII.

FGD yang digelar di Ballroom Hotel Luminor ini mengusung tema Inovasi Layanan Publik untuk Kaltara di Hati dalam Memperkuat Ketahanan Nasional, Rabu (15/6).

Dalam pertemuan ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) melalui Disdukcapil, Dinkes, Bappeda & Litbang, RSUD dr. H. Jusuf SK, memaparkan mengenai inovasi layanan publik unggulan.

Program unggulan itu bahkan telah diaplikasikan yang bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat di Kaltara.

Di penghujung penutup pertemuan, Ketua tim SLISN Prof. Dr. Ir. Sedarnawati Yasni, M.Agr mengatakan, terdapat beberapa hal perlu menjadi perhatian peserta.

Baca Juga :  Konsisten Bantu Masyarakat, Pegadaian Perpanjang Program Gadai Tanpa Bunga

Pertama, perlu dukungan dari setiap unsur agar program unggulan daerah dapat berkembang dan menjadi contoh daerah lain.

Kedua, para peserta diharapkan dapat mampu berpikir secara komprehensif, holistik dan integratif untuk kemajuan program tersebut.

Ketiga, dari data dan informasi dari FGD pada hari ini dapat menjadi masukan bagi produk peserta.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para narasumber, penanggap dan seluruh peserta yang hadir yang telah memberikan sumbangsih pemikirannya dalam kegiatan diskusi ini,” ujarnya.

Pertemuan yang dimulai sejak pukul 08.30 WITA ini menghasilkan rekomendasi yang disebut SMART (Sistemik, Management Orientation, Awareness, Rellebel, Target).

Lima Inovasi tersebut meliputi Sipelanduk Kilat Smart, Tape-KU, Prolentera-KU, Pesona, dan Simas Jempol. (dkisp)

Baca Juga :  Dua Pria Ini Diciduk Polisi Saat Diduga Transaksi Sabu

Most Read

Artikel Terbaru

/