alexametrics
26.7 C
Tarakan
Friday, August 12, 2022

Berzakat Tidak Hanya di Bulan Ramadan

TARAKAN – Kewajiban berzakat adalah ibadah yang harus ditunaikan bagi seorang muslim jika sudah memenuhi persyaratan syariah.

Diantara persyaratannya adalah harta telah mencapai nishab atau batas minimal harta wajib zakat dan telah memenuhi haul yaitu batas waktu zakat harus dikeluarkan.

Dengan demikian berzakat sesungguhnya tidak harus menunggu datangnya bulan Ramadan sebagaimana kebiasaan yang umum di masyarakat.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Tarakan H. Abdul Wahab kepada awak media ini.

“Memang masyarakat kita biasanya memilih bulan Ramadhan, selain mungkin rezekinya di bulan itu terbilang lagi bagus dan untuk memudahkan mengingat jadwal pembayaran zakat, juga untuk mengambil momentum Ramadan dimana pahala ibadah dan amal shaleh dilipatgandakan oleh Allah. Tapi sesungguhnya kewajiban itu datangnya tidak harus di bulan Ramadhan, kalau nishab dan haulnya sudah tercapai maka sudah bisa ditunaikan,” ujar Wahab.

Baca Juga :  Puluhan Tahun Tak Bersua, Alumni SPG Tarakan Gelar Reuni Akbar

“Apalagi Baznas ini buka setiap hari sepanjang tahun sehingga kapan saja seseorang ingin menunaikan zakat pasti akan dilayani,” tambahnya.

Sekretariat Baznas Tarakan yang terletak di Jalan K.H.Agus Salim Selumit senantiasa dikunjungi muzaki yang membayar zakat, infak dan sedekah.

Menurut Kepala Pelaksana Harian Baznas Tarakan Syamsi Sarman, setiap harinya selalu ada warga yang datang untuk menyetorkan zakat, infak dan sedekah tak terkecuali dari warga non muslim.

TIDAK HARUS MENUNGGU RAMADHAN: Muzaki atas nama Ibu Alwi tunaikan zakat di sekretariat Baznas Tarakan.(Foto Baznas untuk Radar Tarakan)

Warga yang datang ke Baznas itu bukan dari kalangan muslim saja tapi dari non muslim juga ada.

Mereka ada yang berdonasi dalam bentuk uang tunai, barang-barang seperti bahan makanan dan pakaian.

Untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat, Baznas juga melayani jemput zakat melalui tenaga kolektor yang siap dihubungi kapan saja untuk menjemput zakat, infak dan sumbangan lainnya dari rumah atau kantor.

Baca Juga :  Jadi Motor Terbaik, All New Honda PCX Raih Bike of The Year

“Selain itu, Baznas juga sudah membuka rekening hampir di semua bank di Kota Tarakan, sehingga bagi masyarakat yang ingin berzakat atau berdonasi bisa melalui fasilitas perbankkan seperti transfer, transaksi ATM, Qris, dan lain – lain,” urai Syamsi. (adv/har)

TARAKAN – Kewajiban berzakat adalah ibadah yang harus ditunaikan bagi seorang muslim jika sudah memenuhi persyaratan syariah.

Diantara persyaratannya adalah harta telah mencapai nishab atau batas minimal harta wajib zakat dan telah memenuhi haul yaitu batas waktu zakat harus dikeluarkan.

Dengan demikian berzakat sesungguhnya tidak harus menunggu datangnya bulan Ramadan sebagaimana kebiasaan yang umum di masyarakat.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Tarakan H. Abdul Wahab kepada awak media ini.

“Memang masyarakat kita biasanya memilih bulan Ramadhan, selain mungkin rezekinya di bulan itu terbilang lagi bagus dan untuk memudahkan mengingat jadwal pembayaran zakat, juga untuk mengambil momentum Ramadan dimana pahala ibadah dan amal shaleh dilipatgandakan oleh Allah. Tapi sesungguhnya kewajiban itu datangnya tidak harus di bulan Ramadhan, kalau nishab dan haulnya sudah tercapai maka sudah bisa ditunaikan,” ujar Wahab.

Baca Juga :  BPJAMSOSTEK NUNUKAN SERAHKAN SANTUNAN KEMATIAN SECARA SIMBOLIS

“Apalagi Baznas ini buka setiap hari sepanjang tahun sehingga kapan saja seseorang ingin menunaikan zakat pasti akan dilayani,” tambahnya.

Sekretariat Baznas Tarakan yang terletak di Jalan K.H.Agus Salim Selumit senantiasa dikunjungi muzaki yang membayar zakat, infak dan sedekah.

Menurut Kepala Pelaksana Harian Baznas Tarakan Syamsi Sarman, setiap harinya selalu ada warga yang datang untuk menyetorkan zakat, infak dan sedekah tak terkecuali dari warga non muslim.

TIDAK HARUS MENUNGGU RAMADHAN: Muzaki atas nama Ibu Alwi tunaikan zakat di sekretariat Baznas Tarakan.(Foto Baznas untuk Radar Tarakan)

Warga yang datang ke Baznas itu bukan dari kalangan muslim saja tapi dari non muslim juga ada.

Mereka ada yang berdonasi dalam bentuk uang tunai, barang-barang seperti bahan makanan dan pakaian.

Untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat, Baznas juga melayani jemput zakat melalui tenaga kolektor yang siap dihubungi kapan saja untuk menjemput zakat, infak dan sumbangan lainnya dari rumah atau kantor.

Baca Juga :  Ratusan Anak Ikuti Event Nestle Dancow “Iya Boleh Camp”

“Selain itu, Baznas juga sudah membuka rekening hampir di semua bank di Kota Tarakan, sehingga bagi masyarakat yang ingin berzakat atau berdonasi bisa melalui fasilitas perbankkan seperti transfer, transaksi ATM, Qris, dan lain – lain,” urai Syamsi. (adv/har)

Most Read

Artikel Terbaru

/