alexametrics
28.7 C
Tarakan
Friday, August 19, 2022

BPJS Kesehatan Pastikan Peningkatan Mutu Pelayanan kepada Peserta

NUNUKAN – Memperingati HUT ke-54 BPJS Kesehatan pada 15 Juli mendatang, Direksi dan Dewan Pengawas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan turun langsung memberikan pelayanan informasi seputar JKN di 14 kabupaten/kota terluar atau perbatasan Indonesia seperti di Sebatik.

Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan, Arief Witjaksono Juwono Putro, S.E.,M.M.,M.hum.,CSA,AAAK turun langsung ke Sebatik. Selasa (12/7). Bersama masyarakat Sebatik, selain memberikan sosialisasi, dirinya mengajak masyarakat untuk senam bersama.

Arief sendiri, didampingi Wakil Bupati Nunukan, H. Hanafiah, Deputi Direksi Wilayah Kaltimteng Setara Prio Hadi Susatyo; Kepala Cabang BPJS Kesehatan Tarakan Ervin Nartini; Kepala BPJS Kesehatan Nunukan Yuliarsih Sahar, Anggota DPRD Nunukan Dapil Sebatik, Hamsing; Plt. Dinas Kesehatan Nunukan Hj. Miskiah

“Tahun ini, kami ingin berbagi dengan teman-teman di seluruh pelosok negeri terutama yang terluar, selain silaturahmi, tujuan kami sosialisasi, edukasi ke masyarakat dan kami memastikan kesiapan pelayanan kesehatan di daerah yang kami kunjungi,” ungkap Arief kepada Radar Tarakan, Selasa (12/7).

Baca Juga :  Disnaker Tarakan Layangkan Surat Permintaan Sosialisasi Magang ke Jepang

Memilih daerah terluar, sejatinya juga bertujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat di daerah seperti di perbatasan Indonesia – Malaysia di Sebatik. Seluruh masyarakat diharapkan bisa merasakan manfaat dari program JKN tersebut.

“Kami hadir untuk daerah terluar juga, tidak hanya di kota-kota saja, kita lakukan itu serentak di daerah pelosok lainnya,” tambahnya.

Disisi lain, dalam keadaan kondisi keuangan yang sedang membaik di tahun 2022 ini, pihaknya akan optimalkan untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada peserta.
Itu adalah visi BPJS untuk 5 tahun kedepan, dimana bagaimana mutu layanan harus meningkat.

“Selain punya manfaat, program JKN juga harus bermutu untuk masyarakat, jadi ada kemudahan-kemudahan layanan yang nanti bisa dinikmati oleh masyarakat salah satunya seperti antrian online. Dengan antrian online, peserta bisa antri dari rumah,” ujarnya.

Baca Juga :  Perkara 1.806 Karung Pakaian Bekas Digarap Polres Tarakan

Dilanjutkan Arief, pihaknya sendiri mencatat komitmen Pemkab Nunukan didukung oleh DPRD. Saat ini masyarakat kabupaten Nunukan 98 persen telah terdaftar dalam program JKN, atau dari 194 ribu jiwa, 193 ribu jiwanya telah menjadi peserta JKN.

“Ya, ini merupakan capaian yang luar biasa,” tutur Arief.

Dengan kegiatan tersebut pun memastikan pelayanan peserta JKN berjalan dengan baik hingga ke ujung negeri, dan menjadi bukti bahwa BPJS Kesehatan selalu fokus menempatkan kualitas layanan kepada peserta, sebagai fokus utama dari organisasi.

“Lewat kegiatan ini juga, yang telah menjadi peserta JKN, jangan lupa membayar iuran, karena dengan membayar iuran, otomatis akses ke RSUD yang bekerja sama dengan BPJS tetap terbuka,” harap Arief. (*)






Reporter: Riko Aditya

NUNUKAN – Memperingati HUT ke-54 BPJS Kesehatan pada 15 Juli mendatang, Direksi dan Dewan Pengawas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan turun langsung memberikan pelayanan informasi seputar JKN di 14 kabupaten/kota terluar atau perbatasan Indonesia seperti di Sebatik.

Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan, Arief Witjaksono Juwono Putro, S.E.,M.M.,M.hum.,CSA,AAAK turun langsung ke Sebatik. Selasa (12/7). Bersama masyarakat Sebatik, selain memberikan sosialisasi, dirinya mengajak masyarakat untuk senam bersama.

Arief sendiri, didampingi Wakil Bupati Nunukan, H. Hanafiah, Deputi Direksi Wilayah Kaltimteng Setara Prio Hadi Susatyo; Kepala Cabang BPJS Kesehatan Tarakan Ervin Nartini; Kepala BPJS Kesehatan Nunukan Yuliarsih Sahar, Anggota DPRD Nunukan Dapil Sebatik, Hamsing; Plt. Dinas Kesehatan Nunukan Hj. Miskiah

“Tahun ini, kami ingin berbagi dengan teman-teman di seluruh pelosok negeri terutama yang terluar, selain silaturahmi, tujuan kami sosialisasi, edukasi ke masyarakat dan kami memastikan kesiapan pelayanan kesehatan di daerah yang kami kunjungi,” ungkap Arief kepada Radar Tarakan, Selasa (12/7).

Baca Juga :  Ayu Diberangkatan ke Makassar

Memilih daerah terluar, sejatinya juga bertujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat di daerah seperti di perbatasan Indonesia – Malaysia di Sebatik. Seluruh masyarakat diharapkan bisa merasakan manfaat dari program JKN tersebut.

“Kami hadir untuk daerah terluar juga, tidak hanya di kota-kota saja, kita lakukan itu serentak di daerah pelosok lainnya,” tambahnya.

Disisi lain, dalam keadaan kondisi keuangan yang sedang membaik di tahun 2022 ini, pihaknya akan optimalkan untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada peserta.
Itu adalah visi BPJS untuk 5 tahun kedepan, dimana bagaimana mutu layanan harus meningkat.

“Selain punya manfaat, program JKN juga harus bermutu untuk masyarakat, jadi ada kemudahan-kemudahan layanan yang nanti bisa dinikmati oleh masyarakat salah satunya seperti antrian online. Dengan antrian online, peserta bisa antri dari rumah,” ujarnya.

Baca Juga :  Berbagi di Bulan Ramadan, BRI Tarakan Beri Bantuan Sembako ke Panti Asuhan

Dilanjutkan Arief, pihaknya sendiri mencatat komitmen Pemkab Nunukan didukung oleh DPRD. Saat ini masyarakat kabupaten Nunukan 98 persen telah terdaftar dalam program JKN, atau dari 194 ribu jiwa, 193 ribu jiwanya telah menjadi peserta JKN.

“Ya, ini merupakan capaian yang luar biasa,” tutur Arief.

Dengan kegiatan tersebut pun memastikan pelayanan peserta JKN berjalan dengan baik hingga ke ujung negeri, dan menjadi bukti bahwa BPJS Kesehatan selalu fokus menempatkan kualitas layanan kepada peserta, sebagai fokus utama dari organisasi.

“Lewat kegiatan ini juga, yang telah menjadi peserta JKN, jangan lupa membayar iuran, karena dengan membayar iuran, otomatis akses ke RSUD yang bekerja sama dengan BPJS tetap terbuka,” harap Arief. (*)






Reporter: Riko Aditya

Most Read

Artikel Terbaru

/