alexametrics
30.7 C
Tarakan
Friday, August 19, 2022

Catatan Akhir Kampanye Zainal – Yansen

TARAKAN – Hari ini tanggal 5 Desember 2020 merupakan hari terakhir masa kampanye para pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) yang dilaksanakan sejak 26 September lalu. Termasuk paslon nomor urut 3 Drs H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum – Dr. Yansen TP, M.Si.

Selama kampanye tatap muka dan dialog dengan masyarakat yang berlangsung 3 bulan 4 hari atau hingga 30 November 2020, paslon dengan akronim ZIYAP ini telah menelusuri hampir seluruh desa dan kelurahan dari 53 kecamatan yang ada di Kabupaten Bulungan, Nunukan, Malinau, Tana Tidung dan Kota Tarakan.

Selama kegiatan itu pula banyak catatan Zainal-Yansen yang terangkum baik secara internal oleh tim pemenangan maupun dalam pemberitaan di media massa. Salah satunya di media ini.

“Kami sampaikan catatan Zainal-Yansen menyebutkan tingkat ketidakpuasan masyarakat terhadap gubernur dan wakil gubernur Kaltara sekarang ini, selama kampanye di desa-desa maupun kelurahan dan kecamatan di lima kabupaten kota, sangat tinggi,” ungkap Wakil Ketua Tim Pemenangan Relawan Paslon Zainal-Yansen, H. Yusuf Ramlan yang sejak awal mendampingi kampanye ZIYAP.

Baca Juga :  Sosialisasi Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan Sektor Informal

Dia menyebutkan secara umum keluhan masyarakat Kaltara terhadap gubernur dan wakil gubernur Kaltara yang menjabat sekarang ini adalah infrastruktur jalan yang rusak, ketersediaan air bersih yang kurang, aliran listrik yang kurang khususnya wilayah perdesaan, susahnya jaringan telekomunikasi (di sejumlah perdesaan).

Kemudian minimnya perhatian Pemprov Kaltara terhadap semua sektor pertanian, perikanan, masalah perbatasan, pendidikan (sarana prasarana dan kesejahteraan guru/PNS/honorer), kesehatan, sosial/budaya, pemuda, olahraga, keagamaan (insentif guru mengaji, pengurus rumah ibadah), pariwisata, budaya, dan keamanan bagi nelayan / petambak.

 

“Setelah menyusuri hampir seluruh wilayah Kaltara di masa kampanye serta bertemu dan berdialog dengan masyarakat, ternyata benar bahwa sebagian besar berharap adanya perubahan besar serta menginginkan pemimpin atau gubernur yang baru di Kaltara. Dan semuanya menilai bahwa hanya paslon nomor 3 Zainal – Yansen yang mampu melakukan semua itu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemeliharaan Mesin, Tingkatkan Keandalan Kelistrikan Tarakan

Secara presentase aspirasi masyarakat Kaltara yang menginginkan perubahan Kaltara sebesar 71 persen. Sementara yang menginginkan gubernur dan wakil gubernur baru 70 persen. “Mau Kaltara berubah, maju dan sejahtera? Ayo datang di TPS (Tempat Pemungutan Suara) pada hari Rabu tanggal 9 Desember 2020 dengan mencobolos pasangan calon nomor 3,” serunya.

“Ingat, fotonya pakai jas warna hitam bernama Drs Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum – Dr Yansen TP, M.Si. JANGAN SALAH PILIH LAGI Yaaaaa!!!,” demikian Yusuf Ramlan mengingatkan. (adv)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TARAKAN – Hari ini tanggal 5 Desember 2020 merupakan hari terakhir masa kampanye para pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) yang dilaksanakan sejak 26 September lalu. Termasuk paslon nomor urut 3 Drs H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum – Dr. Yansen TP, M.Si.

Selama kampanye tatap muka dan dialog dengan masyarakat yang berlangsung 3 bulan 4 hari atau hingga 30 November 2020, paslon dengan akronim ZIYAP ini telah menelusuri hampir seluruh desa dan kelurahan dari 53 kecamatan yang ada di Kabupaten Bulungan, Nunukan, Malinau, Tana Tidung dan Kota Tarakan.

Selama kegiatan itu pula banyak catatan Zainal-Yansen yang terangkum baik secara internal oleh tim pemenangan maupun dalam pemberitaan di media massa. Salah satunya di media ini.

“Kami sampaikan catatan Zainal-Yansen menyebutkan tingkat ketidakpuasan masyarakat terhadap gubernur dan wakil gubernur Kaltara sekarang ini, selama kampanye di desa-desa maupun kelurahan dan kecamatan di lima kabupaten kota, sangat tinggi,” ungkap Wakil Ketua Tim Pemenangan Relawan Paslon Zainal-Yansen, H. Yusuf Ramlan yang sejak awal mendampingi kampanye ZIYAP.

Baca Juga :  Zainal-Yansen Akan Kembangkan Madu jadi Komoditi Utama Kaltara

Dia menyebutkan secara umum keluhan masyarakat Kaltara terhadap gubernur dan wakil gubernur Kaltara yang menjabat sekarang ini adalah infrastruktur jalan yang rusak, ketersediaan air bersih yang kurang, aliran listrik yang kurang khususnya wilayah perdesaan, susahnya jaringan telekomunikasi (di sejumlah perdesaan).

Kemudian minimnya perhatian Pemprov Kaltara terhadap semua sektor pertanian, perikanan, masalah perbatasan, pendidikan (sarana prasarana dan kesejahteraan guru/PNS/honorer), kesehatan, sosial/budaya, pemuda, olahraga, keagamaan (insentif guru mengaji, pengurus rumah ibadah), pariwisata, budaya, dan keamanan bagi nelayan / petambak.

 

“Setelah menyusuri hampir seluruh wilayah Kaltara di masa kampanye serta bertemu dan berdialog dengan masyarakat, ternyata benar bahwa sebagian besar berharap adanya perubahan besar serta menginginkan pemimpin atau gubernur yang baru di Kaltara. Dan semuanya menilai bahwa hanya paslon nomor 3 Zainal – Yansen yang mampu melakukan semua itu,” ungkapnya.

Baca Juga :  IWAPI Kaltara Dorong Kreatifitas Milenial Bulungan

Secara presentase aspirasi masyarakat Kaltara yang menginginkan perubahan Kaltara sebesar 71 persen. Sementara yang menginginkan gubernur dan wakil gubernur baru 70 persen. “Mau Kaltara berubah, maju dan sejahtera? Ayo datang di TPS (Tempat Pemungutan Suara) pada hari Rabu tanggal 9 Desember 2020 dengan mencobolos pasangan calon nomor 3,” serunya.

“Ingat, fotonya pakai jas warna hitam bernama Drs Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum – Dr Yansen TP, M.Si. JANGAN SALAH PILIH LAGI Yaaaaa!!!,” demikian Yusuf Ramlan mengingatkan. (adv)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Most Read

PLN Masifkan Penggunaan PLN Mobile

Irianto-Jusuf SK Luar Biasa

6 Pasang Peserta dari Utara ke Babak Final

Melalui Lomba, Harapkan Kesadaran Warga

Artikel Terbaru

/