alexametrics
29.7 C
Tarakan
Wednesday, August 17, 2022

Iwapi Kaltara Siap Cetak Pengusaha Wanita Lebih Banyak

TARAKAN – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Provinsi Kaltara resmi mengukuhkan pengurus pada Minggu (5/6), bertempat di Kayan Multifunction Hall Tarakan Plaza Hotel.

Dalam pengukuhan tersebut, Hj. Sri Sulartiningsih S.IKom, M.IKom dilantik sebagai ketua Iwapi periode 2022-2027.

Saat dikonfirmasi, Ketua Iwapi Kaltara, Sri –sapaan akrabnya– menyatakan sangat  bangga dapat dipercaya menahkodai  Iwapi Kaltara yang baru saja dibentuk di Kaltara. Dijelaskannya, hadirnya Iwapi sebagai organisasi pengusaha perempuan seluruh Indonesia di Kaltara, menunjukkan bahwa Kaltara semakin siap dalam membangun perekonomian.

“Tentunya kami sangat bangga atas pelaksanaan pelantikan dan pengukuhan organisasi wanita terbesar ini. Iwapi Kaltara ini baru pertama kali hadir. Kami pelaku usaha wanita mempunyai semangat juang untuk menumbuhkan perekonomian yang ada di Kaltara,” ujarnya.

Disinggung soal UMKM, Sri menjelaskan, pihaknya berusaha untuk terus membantu UMKM yang ada di Kaltara.

“Untuk bersinergi dengan pemerintah. Karena memang kita ini kan organisasi yang mandiri dan niralaba. Tetapi tetap akan punya korelasi dengan pemerintah dan stakeholder terkait,” sambungnya.

Baca Juga :  Proyek Jargas Tak Dilanjutkan, Warga Mengadu ke DPRD

Setelah dilantik, ia berjanji akan membawa Iwapi menjadi organisasi yang memberikan kontribusi besar bagi dunia usaha di Kaltara. Sehingga ia berencana akan segera menjalankan program Iwapi dalam menciptakan sebanyak-banyaknya pelaku usaha wanita.

“Kami akan melakukan program kegiatan kami memberdayakan ibu-ibu agar bisa menjadi pelaku usaha sesuai dengan bidang keahliannya. Kami membekali mereka dengan shoft skill dan hard skill agar dapat menciptakan produk yang dapat bersaing di pasar,” tuturnya.

Adapun visi dalam organisasi Iwapi ialah membentuk wadah wanita yang menggeluti bidang usaha terbaik dari organisasi wanita lain yang ada di Indonesia. “Kader Iwapi berasal dari berbagai latar belakang usaha,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Iwapi Ir Dyah Anita Prihapsari MBA menuturkan IWAPI sendiri telah berdiri sejak tahun 1975 silam yang bertujuan menjadi wadah seluruh pelaku usaha perempuan di Indonesia.

Baca Juga :  11 Siswa SMK STEMIK Prakerin di PT SKI

“Iwapi berdiri sejak 47 tahun yang lalu tepatnya Februari 1975 dengan jumlah anggota lebih dari 40 ribu perempuan pengusaha di seluruh Indonesia. Di mana 98 persen usaha anggotanya ada UMKM,” jelasnya.

“Pada saat Pak Jokowi membuka acara Rakernas Iwapi di Padang, beliau mengatakan bahwa Indonesia masih membutuhkan perempuan-perempuan pengusaha lebih banyak lagi,” sambungnya.

Diterangkannya, dengan kontribusi perempuan dalam dunia usaha, maka hal tersebut mampu membangun perekonomian Indonesia secara signifikan.

“Artinya kalau lebih banyak perempuan yang menjadi pengusaha di negeri ini maka dampaknya akan terasa sampai seluruh lapisan masyarakat. Pengembalian kredit terbaik adalah perempuan, sehingga perbankan itu selalu mencari perempuan-perempuan pengusaha yang mau menjalankan usahanya. Karena pengatur keuangan terbaik adalah wanita,”pungkasnya. (adv/*/zac/ana)

TARAKAN – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Provinsi Kaltara resmi mengukuhkan pengurus pada Minggu (5/6), bertempat di Kayan Multifunction Hall Tarakan Plaza Hotel.

Dalam pengukuhan tersebut, Hj. Sri Sulartiningsih S.IKom, M.IKom dilantik sebagai ketua Iwapi periode 2022-2027.

Saat dikonfirmasi, Ketua Iwapi Kaltara, Sri –sapaan akrabnya– menyatakan sangat  bangga dapat dipercaya menahkodai  Iwapi Kaltara yang baru saja dibentuk di Kaltara. Dijelaskannya, hadirnya Iwapi sebagai organisasi pengusaha perempuan seluruh Indonesia di Kaltara, menunjukkan bahwa Kaltara semakin siap dalam membangun perekonomian.

“Tentunya kami sangat bangga atas pelaksanaan pelantikan dan pengukuhan organisasi wanita terbesar ini. Iwapi Kaltara ini baru pertama kali hadir. Kami pelaku usaha wanita mempunyai semangat juang untuk menumbuhkan perekonomian yang ada di Kaltara,” ujarnya.

Disinggung soal UMKM, Sri menjelaskan, pihaknya berusaha untuk terus membantu UMKM yang ada di Kaltara.

“Untuk bersinergi dengan pemerintah. Karena memang kita ini kan organisasi yang mandiri dan niralaba. Tetapi tetap akan punya korelasi dengan pemerintah dan stakeholder terkait,” sambungnya.

Baca Juga :  Busrah Mustafa Siap Melayani Masyarakat Tana Tidung

Setelah dilantik, ia berjanji akan membawa Iwapi menjadi organisasi yang memberikan kontribusi besar bagi dunia usaha di Kaltara. Sehingga ia berencana akan segera menjalankan program Iwapi dalam menciptakan sebanyak-banyaknya pelaku usaha wanita.

“Kami akan melakukan program kegiatan kami memberdayakan ibu-ibu agar bisa menjadi pelaku usaha sesuai dengan bidang keahliannya. Kami membekali mereka dengan shoft skill dan hard skill agar dapat menciptakan produk yang dapat bersaing di pasar,” tuturnya.

Adapun visi dalam organisasi Iwapi ialah membentuk wadah wanita yang menggeluti bidang usaha terbaik dari organisasi wanita lain yang ada di Indonesia. “Kader Iwapi berasal dari berbagai latar belakang usaha,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Iwapi Ir Dyah Anita Prihapsari MBA menuturkan IWAPI sendiri telah berdiri sejak tahun 1975 silam yang bertujuan menjadi wadah seluruh pelaku usaha perempuan di Indonesia.

Baca Juga :  di Tarakan dan Bulungan Hanya 9.556 Dukungan,

“Iwapi berdiri sejak 47 tahun yang lalu tepatnya Februari 1975 dengan jumlah anggota lebih dari 40 ribu perempuan pengusaha di seluruh Indonesia. Di mana 98 persen usaha anggotanya ada UMKM,” jelasnya.

“Pada saat Pak Jokowi membuka acara Rakernas Iwapi di Padang, beliau mengatakan bahwa Indonesia masih membutuhkan perempuan-perempuan pengusaha lebih banyak lagi,” sambungnya.

Diterangkannya, dengan kontribusi perempuan dalam dunia usaha, maka hal tersebut mampu membangun perekonomian Indonesia secara signifikan.

“Artinya kalau lebih banyak perempuan yang menjadi pengusaha di negeri ini maka dampaknya akan terasa sampai seluruh lapisan masyarakat. Pengembalian kredit terbaik adalah perempuan, sehingga perbankan itu selalu mencari perempuan-perempuan pengusaha yang mau menjalankan usahanya. Karena pengatur keuangan terbaik adalah wanita,”pungkasnya. (adv/*/zac/ana)

Most Read

Dana Kelurahan Bisa Dipakai

Perbatasan Jadi Atensi Kapolri

Artikel Terbaru

/