alexametrics
26.7 C
Tarakan
Thursday, August 11, 2022

Pekan Pemuda 1 Kaltara, Momentum Kreativitas Anak Muda

TARAKAN – Kegiatan Pekan Pemuda 1 Kalimantan Utara secara resmi dibuka oleh penyelenggaran kegiatan pada pada Selasa (31/5) siang di Convention Hall Pemprov Kaltara.

Kegiatan yang pertama kali digelar di Kaltara ini diharapkan dapat menjadi kegiatan positif untuk menekan angka kejahatan di Kaltara. Ketua Panitia Pekan Pemuda 1 Kalimantan Utara, Mukhlis Ramlan, S.H, M.H, menuturkan, pemuda memiliki kreativitas yang beragam, sehingga butuh ruang untuk menyalurkan kreatifitas tersebut ke arah positif.

Dari berbagai potensi ini dapat dihimpun untuk menjadi positif. “Untuk itulah kenapa ada acara ini. Untuk menyalurkan kreatifitas para pemuda. Kegiatan seperti ini belum pernah ada sebelumnya,” tuturnya.

Mukhlis menjelaskan, kegiatan ini dapat terlaksana karena dukungan dari Gubernur Kaltara, Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H, M.Hum. Hal seperti ini diharapkan dapat mendorong indeks pembangunan manusia (IPM). Agar ke depan, pemuda memiliki nilai tawar tinggi, bukan hanya di tingkat nasional maupun di tingkat internasional.

“Kegiatan seperti ini tidak boleh berhenti begitu saja. Nanti, pemenang dari lomba ini, akan mengikuti lomba pekan pemuda berikutnya. Kami juga ada rencana membuat Creativity Olympic Asean,” jelasnya.

Mukhlis berharap, pemerintah dan pemuda harus mendorong lahirnya potensi anak muda yang bisa membanggakan daerah. Hal ini dinilai akan meningkatkan indeks pemuda. Meski dikatakannya, Kalimantan Utara sebagai provinsi ke-34 tapi mampu menyetarakan diri dengan segala potensi provinsi lainnya.

“Kegiatan besar ini dengan harapan anak muda Kaltara dapat menyalurkan bakat, kreatifitas terhadap sesuatu yang positif dan bisa menjadi contoh untuk anak lainnya,” tuturnya.

Baca Juga :  Persiapan Pemilu, TNI-Polri Apel Gelar Pasukan

Ada pun lomba yang terdapat pada Pekan Pemuda 1 Kaltara ini tidak terdapat dalam KONI atau Kormi. Organisasi baru ini menawarkan kegiatan nasyid, debat, pidato, tari-tarian, puisi dan DJ. Jika semuanya memiliki kreatifitas dan terpacu, terpanggil untuk menyukseskan kegiatan ini. Dia yakin bisa menekan kasus kejahatan di kalangan pemuda saat ini.

Menurutnya, di balik fakta bahwa Kaltara adalah tempat perdagangan manusia, lalu lintas narkoba, dan hal negatif lainnya, tentu semua framing public harus mendorong kreatifitas pemuda yang memiliki potensi dari 4 hari lomba yang diselenggarakan.

”Mudah-mudahan bisa memacu anak-anak lainnya untuk sama-sama berkontribusi. Ini menjadi awal kebangkitan di Kaltara,” tuturnya.

Diungkapkannya pula, komitmen Gubernur Kaltara dalam mempersatukan pemuda, bersama TGUPP perlu elaborasi dalam PPI sehingga daerah dapat melahirkan peradaban baik untuk pemuda ke depannya.

“Pemenang lomba terbanyak dari kabupaten/kota nantinya akan mendapat piala bergilir. Piala ini akan diserahkan langsung oleh gubernur Kaltara,” kata Mukhlis.

Untuk diketahui, kegiatan ini diikuti pemuda perwakilan dari kabupaten/kota di Kaltara dengan jenis lomba yakni perkusi, color guard, robotic, debat dan pidato, nasyid, DJ hingga tari.

Plt Kadis Pemuda dan Olahraga Provinsi Kaltara, Hasnan Mutakim sebagai perwakilan dari pemerintah provinsi, sangat mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, Dispora akan memberikan perhatian khusus kepada pemuda, bukan hanya olahraga.

Baca Juga :  Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas

“Terutama pemuda yang mempunyai inovasi dan kreatifitas harus diberikan perhatian khusus. Dimana hal seperti itu banyak nilai positifnya, terutama di kalangan pemuda. Saat ini, tingkat kejahatan yang dilakukan pemuda sangat tinggi, Kaltara menduduki peringkat tinggi ke 5 se-Indonesia terkait narkoba. Mudahan dengan kegiatan seperti ini, peringkatnya dapat menurun,”harapnya.

Dikatakan Hasnan, bukan hanya persoalan narkoba saja, tapi banyak kejahatan lain yang sering dilakukan oleh pemuda. Contohnya mabuk-mabukan dan balapan liar. Untuk itu, ia berharap, melaui kreatifitas ini, para pemuda dapat menyalurkan bakatnya. “Even yang dilaksanakan melalui PPI ini pertama di Kaltara,” ungkapnya.

Ketika ditanya bentuk dukungan dari Pemprov Kaltara, Hasnan menuturkan, bahwa sejak awal tahun lalu kegiatan ini sudah mendapat support. Mulai bulan Februari lalu, Dispora sudah melakukan rapat koordinasi dengan PPI Provinsi maupun Pusat terkait bentuk pelaksanaan hingga tempat kegiatan.

“Besar harapan kami dengan adanya kegiatan ini, paling tidak pemuda yang punya kreatifitas bisa disalurkan sehingga akan menjauhi kejahatan. Kegiatan seperti ini berjenjang. Akan ada tingkat provinsi, nasional bahkan tingkat dunia,”harapnya.

“Kami ingin masyarakat, khususnya pemuda itu mandiri, baik dalam dunia olahraga maupun kepemudaan,” tambahnya. (adv/ww/ana)

RUN DOWN KEGIATAN:
1 Juni 2022
10.00-14.30 Perkusi
15.00-20.00 Color Guard

2 Juni 2022
10.00-14.30 Robotic
15.00-20.00 Debat dan Pidato

3 Juni 2022
14.00-17.00 Nasyid
19.00-22.00 DJ

4 Juni 2022
10.00-14.30 Eksebisi A
15.00-20.00 Eksebisi B

5 Juni 2022
10.00-13.00 Penutupan

TARAKAN – Kegiatan Pekan Pemuda 1 Kalimantan Utara secara resmi dibuka oleh penyelenggaran kegiatan pada pada Selasa (31/5) siang di Convention Hall Pemprov Kaltara.

Kegiatan yang pertama kali digelar di Kaltara ini diharapkan dapat menjadi kegiatan positif untuk menekan angka kejahatan di Kaltara. Ketua Panitia Pekan Pemuda 1 Kalimantan Utara, Mukhlis Ramlan, S.H, M.H, menuturkan, pemuda memiliki kreativitas yang beragam, sehingga butuh ruang untuk menyalurkan kreatifitas tersebut ke arah positif.

Dari berbagai potensi ini dapat dihimpun untuk menjadi positif. “Untuk itulah kenapa ada acara ini. Untuk menyalurkan kreatifitas para pemuda. Kegiatan seperti ini belum pernah ada sebelumnya,” tuturnya.

Mukhlis menjelaskan, kegiatan ini dapat terlaksana karena dukungan dari Gubernur Kaltara, Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H, M.Hum. Hal seperti ini diharapkan dapat mendorong indeks pembangunan manusia (IPM). Agar ke depan, pemuda memiliki nilai tawar tinggi, bukan hanya di tingkat nasional maupun di tingkat internasional.

“Kegiatan seperti ini tidak boleh berhenti begitu saja. Nanti, pemenang dari lomba ini, akan mengikuti lomba pekan pemuda berikutnya. Kami juga ada rencana membuat Creativity Olympic Asean,” jelasnya.

Mukhlis berharap, pemerintah dan pemuda harus mendorong lahirnya potensi anak muda yang bisa membanggakan daerah. Hal ini dinilai akan meningkatkan indeks pemuda. Meski dikatakannya, Kalimantan Utara sebagai provinsi ke-34 tapi mampu menyetarakan diri dengan segala potensi provinsi lainnya.

“Kegiatan besar ini dengan harapan anak muda Kaltara dapat menyalurkan bakat, kreatifitas terhadap sesuatu yang positif dan bisa menjadi contoh untuk anak lainnya,” tuturnya.

Baca Juga :  Jumat Berkah, ZIYAP Jangkau Panti Asuhan

Ada pun lomba yang terdapat pada Pekan Pemuda 1 Kaltara ini tidak terdapat dalam KONI atau Kormi. Organisasi baru ini menawarkan kegiatan nasyid, debat, pidato, tari-tarian, puisi dan DJ. Jika semuanya memiliki kreatifitas dan terpacu, terpanggil untuk menyukseskan kegiatan ini. Dia yakin bisa menekan kasus kejahatan di kalangan pemuda saat ini.

Menurutnya, di balik fakta bahwa Kaltara adalah tempat perdagangan manusia, lalu lintas narkoba, dan hal negatif lainnya, tentu semua framing public harus mendorong kreatifitas pemuda yang memiliki potensi dari 4 hari lomba yang diselenggarakan.

”Mudah-mudahan bisa memacu anak-anak lainnya untuk sama-sama berkontribusi. Ini menjadi awal kebangkitan di Kaltara,” tuturnya.

Diungkapkannya pula, komitmen Gubernur Kaltara dalam mempersatukan pemuda, bersama TGUPP perlu elaborasi dalam PPI sehingga daerah dapat melahirkan peradaban baik untuk pemuda ke depannya.

“Pemenang lomba terbanyak dari kabupaten/kota nantinya akan mendapat piala bergilir. Piala ini akan diserahkan langsung oleh gubernur Kaltara,” kata Mukhlis.

Untuk diketahui, kegiatan ini diikuti pemuda perwakilan dari kabupaten/kota di Kaltara dengan jenis lomba yakni perkusi, color guard, robotic, debat dan pidato, nasyid, DJ hingga tari.

Plt Kadis Pemuda dan Olahraga Provinsi Kaltara, Hasnan Mutakim sebagai perwakilan dari pemerintah provinsi, sangat mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, Dispora akan memberikan perhatian khusus kepada pemuda, bukan hanya olahraga.

Baca Juga :  Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas

“Terutama pemuda yang mempunyai inovasi dan kreatifitas harus diberikan perhatian khusus. Dimana hal seperti itu banyak nilai positifnya, terutama di kalangan pemuda. Saat ini, tingkat kejahatan yang dilakukan pemuda sangat tinggi, Kaltara menduduki peringkat tinggi ke 5 se-Indonesia terkait narkoba. Mudahan dengan kegiatan seperti ini, peringkatnya dapat menurun,”harapnya.

Dikatakan Hasnan, bukan hanya persoalan narkoba saja, tapi banyak kejahatan lain yang sering dilakukan oleh pemuda. Contohnya mabuk-mabukan dan balapan liar. Untuk itu, ia berharap, melaui kreatifitas ini, para pemuda dapat menyalurkan bakatnya. “Even yang dilaksanakan melalui PPI ini pertama di Kaltara,” ungkapnya.

Ketika ditanya bentuk dukungan dari Pemprov Kaltara, Hasnan menuturkan, bahwa sejak awal tahun lalu kegiatan ini sudah mendapat support. Mulai bulan Februari lalu, Dispora sudah melakukan rapat koordinasi dengan PPI Provinsi maupun Pusat terkait bentuk pelaksanaan hingga tempat kegiatan.

“Besar harapan kami dengan adanya kegiatan ini, paling tidak pemuda yang punya kreatifitas bisa disalurkan sehingga akan menjauhi kejahatan. Kegiatan seperti ini berjenjang. Akan ada tingkat provinsi, nasional bahkan tingkat dunia,”harapnya.

“Kami ingin masyarakat, khususnya pemuda itu mandiri, baik dalam dunia olahraga maupun kepemudaan,” tambahnya. (adv/ww/ana)

RUN DOWN KEGIATAN:
1 Juni 2022
10.00-14.30 Perkusi
15.00-20.00 Color Guard

2 Juni 2022
10.00-14.30 Robotic
15.00-20.00 Debat dan Pidato

3 Juni 2022
14.00-17.00 Nasyid
19.00-22.00 DJ

4 Juni 2022
10.00-14.30 Eksebisi A
15.00-20.00 Eksebisi B

5 Juni 2022
10.00-13.00 Penutupan

Most Read

Mahasiswa Tuntut Tiga Poin

ST Peragakan 26 Adegan Rekonstruksi

KPU Lakukan Pemuktahiran Data di Rutan

Artikel Terbaru

/